0821 2237 8550 pendidikan bahasa arab

Agar Belajar Berbuah Kebaikan


Belajar adalah salah satu aktifitas yang tak pernah lepas dari keseharian kita. Namun bagaimana agar belajar yang kita lakukan tidak menjadi sia-sia dan menjadi sebuah amalan yang menghantarkan kita menuju surga-Nya?
Salah satu jawabannya adalah mengamalkan adab-adab belajar yang sering kali dilupakan oleh para pelajar. Seperti meluruskan niat sebelum belajar, menghormati guru, dan membaca doa sebelum belajar. Yang terpenting dari belajar adalah bukan hasilnya melainkan kesungguhan kita dalam menuntut ilmu. Adapun yang akan dibahas dalam artikel ini adalah merubah belajar menjadi amal shalih dengan berdoa, loh ko bisa ya? Hal ini terlihat simple, namun sebelumnya kita harus memahami keutamaan doa yang menyebabkan doa disebut sebagai salah satu senjata bagi seluruh manusia termasuk para pelajar.
Doa adalah salah satu interaksi seorang hamba kepada Sang Penciptanya, dalam proses belajar doa bagaikan permohonan izin kepada Sang Pemilik Ilmu agar materi yang kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat. Bahkan Allah menjanjikan bahwa dengan mendekat dan berdoa kepada-Nya, kita akan mendapat ketenangan hati, pertolongan, dan kelancaran rezeki dari arah yang tak terduga-duga. Tak ada batasan dan larangan dalam berdoa, maka selama doa masih menjadi sesuatu yang gratis, mengapa seringkali kita lalai dalam mengamalkannya?
Ketika seseorang berdoa maka akan ada tiga kemungkinan yang terjadi:
  1. Doa yang kita pintakan dikabulkan saat itu juga. Berarti tak ada kata rugi ketika berdoa, karena bisa jadi doa yang kita ucapkan menjadi salah satu sarana mujarab ketika memiliki sebuah harapan. Tapi ingat, bahwa Allah memahami apa yang terbaik untuk kita, jadi tak perlu bersedih ketika Allah mengabulkannya tak sesuai dengan harapan kita, yang harus kita lakukan bukanlah bersedih ataupun mengeluh melainkan mencoba mencari hikmah yang ada. Karena setiap kejadian yang diberikan-Nya untuk kita tak ada yang sia-sia.
  2. Doa yang kita ungkapkan tidak dikabulkan saat itu juga melainkan ditunda untuk beberapa saat. Namun tak perlu bersedih mendengar pernyataan ini, karena ketika kita tetap bersabar, di situlah ladang kebaikan dan pahala untuk kita. Bahkan tanpa kita sadari penundaan terkabulnya doa itu tetap keputusan yang terbaik untuk kita, contoh yang bisa kita lihat dalam hal ini, ketika seorang anak laki-laki berdoa agar mendapatkan sepatu baru, namun hari berganti hari ia belum mendapatkannya, hingga suatu hari ketika ia sedang melaksanakan shalat Jumat di masjid, sepatu yang ia gunakan ketika berangkat ke masjid tak ada di tempatnya. Setelah kejadian itu ia pun mendapat sepatu baru dari orang tuanya, bisa kita bayangkan jika orang tuanya memberikan sepatu sebelum kejadian itu, mungkin anak tersebut akan lebih bersedih. Jadi tetaplah positive thingking atas segala yang terjadi.
  3. Kemungkinan yang terakhir adalah ketika doa yang kita ungkapkan tidak terkabulkan melainkan menjadi tabungan kebaikan di akhirat kelak. Membaca pernyataan ini mungkin akan membuat kita bertanya-tanya, mengapa bisa seperti itu ya? Nah, bayangkan betapa baiknya Allah, walaupun seringkali kita melalaikan segala perintah-Nya namun kasih saying-Nya selalu terbuka untuk kita dan semakin bertambah jika kita sering memohon kepada-Nya. Andaikan bila kita berdoa di setiap aktifitas kita mulai dari bangun tidur hingga menjelang tidur kembali, mungkin tabungan yang telah kita miliki akan sangat cepat pertumbuhannya, tapi jangan lupa juga untuk tetap menjaga amalan harian kita agar tabungan kita tidak berkurang melainkan terus bertambah hingga suatu hari nanti tabungan itulah yang akan menyelamatkan kita.
Jika ilmu ibarat sebuah benda yang akan kita raih, maka hendaknya kita memohon terlebih dahulu kepada Sang Pemilik, sehingga ketika Sang Pemilik telah meridhoinya, kita akan lebih mudah untuk mempelajarinya bahkan, jangan kaget ketika tanpa terasa Allah memberi bantuan dan keajaiban ketika kita sedang mempelajari ilmu-ilmunya.
Wah ternyata doa itu tidak hanya penting tapi juga banyak memberi keuntungan kepada para pelakunya, maka jangan pernah lupa untuk berdoa dalam aktifitas keseharian kita, terutama ketika akan memulai belajar. Ketika berdoa kita tidak membutuhkan waktu hingga berjam-jam, yang kita butuhkan adalah kekhusyuan dan keyakinan ketika kita berdoa. Ketika kita berdoa yang harus kita ingat bukan hanya keinginan kita saja tapi juga rasa syukur atas segala karunia yang telah Allah anugerahi untuk kita.
Subhanallah, ternyata hanya dengan ritual beberapa saat saja berupa doa, kita bisa mendapatkan banyak hal dari proses belajar bukan hanya sekedar ilmu, melainkan pahala yang terus melimpah, ketenangan hati, dan yang terpenting kita bisa semakin dekat dengan Sang Pencipta, sehingga belajar yang kita lakukan tidak menjadi amalan yang sia-sia. Selamat mencoba.


ditulis oleh: Azizah Karimah Hanifah
http://arab.upi.edu/artikel/agar-belajar-berbuah-kebaikan/

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "0821 2237 8550 pendidikan bahasa arab "

Posting Komentar